Sabtu, 03 November 2018

Visi & Misi BPP Sumberjaya


VISI DAN MISI
BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP)
SUMBERJAYA

Visi  :          

Terwujudnya pelaku utama dan pelaku usaha yang berdayaguna bermartabat, mandiri, dan sejahtera.


Misi  :         
1.   Memperkuat kapasitas modal manusia dan modal sosial pertanian;
2.   Membangun strategi kemitraan pemerintahan, masyarakat, dunia bisnis, dan akademisi;
3.   Meengembangkan keterpaduan sistem dalam penyuluhan pertanian; dan
4.  Mengembangkan keberlanjutan sistem komunikasi dan inovasi yang adaptif terhadap  perubahan lingkungan

Strategi :
1.   Mengembangkan kelembagaan petani;
2.   Menempatkan kelembagaan penyuluhan sebagai penggerak utama penyuluhan;
3.   Meningkatkan nilai tambah produk melalui penguatan kelembagaan petani;
4.   Membangun sistem informasi agribisnis berbasis teknologi (Cyber Extension);
5.   Mengembangkan peningkatan mutu dan daya saing produk dengan kembali ke alamiah;
6.   Meningkatkan kualitas dan kuantitas penyuluh melalui pelatihan;
7.   Menerapkan sistem insentif di dalam pengembangan sarana dan prasarana penyuluhan;
8.  Mengurangi ketergantungan sarprodi melalui pengembangan pembibitan dan saprodi lain   dengan meningkatkan kapasitas petani;
9. Meningkatkan komitmen pimpinan daerah terhadap penyuluhan dan harmonisasi hubungan kerja antar instansi terkait.

Kebijakan :    
Terwujudnya sistem penyuluhan yang produktif dan efektif.

Program :
1.   Peningkatan kapasitas kelembagaan penyuluhan pertanian;
2.   Peningkatan jumlah dan kompetensi ketenagaan penyuluhan;
3.   Pemberdayaan Kelembagaan Petani;
4.   Optimalisasi penyelenggaraan penyuluhan;
5.   Peningkatan sarana, prasarana dan pembiayaan penyuluhan.

Materi Penyuluhan

BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP)KECAMATAN SUMBERJAYA




Materi Penyuluhan

Judul Materi         :    Cara Pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL) Rebung Bambu
Disusun Oleh        :    Ali Zailani, S.P  Email   : alizailani@gmail.com
Tanggal                 :    3 Nopember 2018     





Bahan :
1.       2 buah rebung bambu kurang lebih 3 Kg,
2.       Air beras 5 liter,
3.       1 buah maja (Labu kaye/Aceh) yang sudah matang, jika tidak ada buah maja bisa diganti dengan  gula merah  1,5 ons.

Cara membuat :
1.       Rebung bambu di tumbuk halus atau diiris-iris masukan pada ember/tong plastik,
2.       Campukan dengan buah maja yang sudah dihaluskan,
3.       Tambahkan gula merah yang telah dihaluskan dan aduk sampai rata,
4.       Rendam dengan air cucian beras sebanyak 5 liter.
5.       Tutup rapat ember/tong dengan plastik, dan berikan slang plastik yang disambungkan dengan air yang berada pada botol. Biarkan selama 15  hari.

Cara Penggunaan :
1.       Pengomposan : dapat digunakan sebagai dekompouser dengan konsentrasi :
1 : 5  (1 liter cairan MOL ditambah dengan 5 Liter air tawar), tambahkan gula merah  1 ons dan aduk hingga rata, disiramkan pada sasat proses pembuatan kompos.
2.       Penggunaan pada tanaman : peyemprotan dilakukan pada pagi/sore hari dengan   konsentrasi 400 cc cairan dicampur dengan 14 liter air tawar pada umur 10 hari, 20 hari 30 dan 40 hari setelah tanam.
3.       Catatan : Sebagai zat perangsang pertumbuhan pada fase vegetatif.

Visi & Misi BPP Sumberjaya

VISI DAN MISI BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) SUMBERJAYA Visi  :           T erwujudnya pelaku utama dan pelaku usaha yang ...